Jumat, 20 September 2013

SWOT terminal MUltipurpose


PENDAHULUAN
Sistem transportasi dalam suatu negara selalu mempunyai arti penting, tidak hanya sekedar sebagai alat mobilitas warganya tetapi lebih dari itu juga merupakan penggerak roda perekonomian yang berdimensi sangat luas contohnya seperti Terminal Multipurpose.
Terminal Multipurpose adalah segala macam atau barang di dalam terminal atau pelabuhan dengan bermacam-macam komoditi barang impor dan ekspor dalam suatu kegiatan.
Terminal Nilam Timur Multipurpose merupakan salah satu terminal dengan tingkat kegiatan bongkar muat yang paling tinggi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Terminal Multipurpose Nilam Timur (TMNT), sebelumnya merupakan terminal konvensional yang dilengkapi dengan beberapa gudang. Sampai pada akhirnya PT.Pelindo III mengoptimalkannya dengan melakukan Revitalisasi menjadi terminal modern. Revitalisasi yang dilakukan PT. Pelindo III (Persero) pada Terminal Multipurpose Nilam Timur (TMNT) membawa dampak positif dalam hal kinerja dan terdongkraknya arus petikemas domestik melalui terminal ini.
Revitalisasi yang dilakukan adalah dengan melkukan tahapan peningkatan bangunan dermaga, memodernisasikan gudang menjadi lapangan penumpukan atau Container Yard (CY) serta penyediaan peralatan bongkar muat khusus petikemas yang memadai.
Sebagai terminal operator dan service provider, PT Multi Terminal Indonesia berupaya untuk mengembangkan cakupan pelayanan dan penetrasi pasar dengan merespon keinginan pelanggan dengan berusaha memberikan layanan yang cepat, aman dan murah serta peyediaan fasilitas Terminal Multipupose untuk melayani menangani kegiatan bongkar muat barang non petikemas (Break Bulk. Cargo Bulk, liquid Bulk)
LATAR BELAKANG

Dengan presentase kegiatan operasional yang mencapai hampir 80% maka Terminal Nilam Timur merupakan terminal dengan tingkat pelayanan bongkar muat yang tersibuk melakukan kegiatan operasional. Pertumbuhan bongkar muat barang khususnya petikemas di Terminal Nilam Multipurpose Surabaya yang semakin meningkat hal itu disebabkan karena semakin besarnya ekspor dan impor yang terjadi di Surabaya.
Oleh karena itu dengan makin tingginya arus kegiatan bongkar muat khususnya petikemas maka makin tingginya risiko yang terjadi, baik itu risiko yang berhubungan dengan kecelakaan kerja, biaya maupun waktu.
Kegiatan operasional yang tinggi di Terminal Nilam Timur Multipurpose mengakibatkan banyaknya risiko atau kecelakaan yang sering terjadi hal tersebut disebabkan oleh kecerobohan manusia atau pun   disebabkan karena kecakapan yang dimiliki kurang dan sangat terbatas.









Pembahasan Masalah

Semua jenis kegiatan pasti memiliki risiko dan permasalahan yang kapan saja bisa datang, tak terkecuali pada kegiatan operasional di Terminal Multipurpose. Permasalahan yang datang tak jauh dari masalah yang disebabkan oleh sumber daya manusia baik dari pihak operator maupun tenaga kerja bongkar muat.

Hal tersebut mengakibatkan terjadinya berbagai kecelakaan yang terjadi di lapangan. Kecelakaan diantaranya kecelakaan yang menyebabkan luka ringan bahkan luka berat pada TKBM. Dan kecelakaan tabrakan kapal yang disebabkan tidak lain dari kelalaian manusia itu sendiri, maupun pengawasan atau kontrol dari keamanan dalam bekerja.

Dalam hal mengembangkan cakupan pelayanan dan penetrasi pasar dengan merespon keinginan pelanggan dengan berusaha memberikan pelayanan yang cepat, aman dan murah serta penyediaan fasilitas Terminal Multipurpose untuk melayani kegiatan bongkar muat barang.











METODE
Dalam menganalisis masalah pembahasan terminal multipurpose ini , kita menggunakan Metode analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dimana didalam kegitan operasional Terminal Multipurpose terdiri dari berbagai macam kegiatan.

Strength (kekuatan)
Kekuatan yang ada di Terminal Multipurpose adalah tersedianya kelengkapan peralatan alat Bongkar Muat khusus yang memadai. Seperti : 3 unit container crane, 5 unit Rubber Tyred Gantry serta di lengkapai 12 unit Head Truck dan Chasis. Selain itu meningkatnya kinerja bongkar muat petikemas yang signifikan, dan didukung oleh berbagai fasilitas infrastruktur yang memadai untuk digunakan Sumber Daya Manusia dalam melakukan aktivitas di terminal Multipurpose.

Weakness (kelemahan)
Kelemahan yang ada pada pelayanan Terminal Multipurpose ini diantaranya yaitu terdapat beberapa risiko terhadap kecelakaan kerja dan biaya. Risiko tersebut berupa risiko kapal tabrakan / bersenggolan dengan kapal lain. Selain itu terdapat risiko pekerja / TKBM yang terpeleset, tersandung, kejatuhan benda di deck kapal. Kegiatan pengisian bahan bakar terdapat risiko kebakaran. Kegiatan Loading and Unloading Container pada saat di dermaga terdapat risiko CC (Container Crane) roboh. Untuk penanganannya adalah dengan mengalihkan kepada pihak ketiga yaitu asuransi yang akan dilaksanakan pada kelima risiko tertinggi.

Opportunity ( Peluang)
Di dalam kegiatan operasional Terminal Multipurpose terdapat beberapa kegiatan dimana tersedia infrastruktur dan peralatan bongkar muat yang memadai sehingga memberikan peluang yang cukup baik dan bagus untuk perusahaan mendapatkan keuntungan, yang besar dari customer yang mempercayai fasilitas dan pelayannan dari terminal multipurpose yang kita operasionalkan.

Threath ( Ancaman )
Dengan semakin berkembangnya tingkat kegiatan terminal multipurpose maka semakin banyak pula kompotitor lain yang berlomba lomba meningkatkan kualitas pelayanan (persaingan) sehingga kita dituntut agar mampu mempertahankan kepercayaan customer pada pelayanan yang kita berikan. Dengan adanya persaingan tersebut maka terjadilah kompetitif tarif dimana persaingan dari tarif dapat kita tangani dengan cara meningkatkan level of service, melakukan perbaikan pelayanan terhadap penanganan bongkar muat, jaminan keamanan serta layanan kegiatan operasional 24 jam.









Kesimpulan
v Berdasarkan analisis metode SWOT maka dapat di disimpulkan Terminal Multipurpose di Terminal Nilam Timur terdapat kelengkapan perlengkapan alat bongkar muat.
v Berdasarkan analisis metode SWOT maka dapat disimpulkan Terminal Multipurpose di Terminal Nilam Timur terdapat kelemahan yang ada pada pelayanan Terminal Multipurpose ini diantaranya yaitu terdapat beberapa risiko terhadap kecelakaan kerja dan biaya.
v Berdasarkan analisis metode SWOT maka dapat di disimpulkan Terminal Multipurpose di Terminal Nilam Timur terdapat pendapatan yang menguntungan dikarenakan infrastruktur yang baik sehingga mendapatkan kepercayaan dari customer.
  Saran

v Diharapkan pelengkapan bongkar muat dan TKBM di rawat serta ditingkatkan lagi.
v Perlu dilakukan pembinaan kepada TKBM agar menjadi lebih profesional lagi dalam melaksanakan kegiatan bongkar / muat barang.
v Perlu dilakukan penelitian lanjutan yang lebih mendalam lagi menyangkut dampak eksternalitas yang ditimbulkan dengan adanya pengembangan pelabuhan tersebut baik itu dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan disekitar pelabuhan.
 






Management Operasi Terminal Multipurpose

Dosen : Capt. Thamrin, SE, MM


Nama Kelompok

1.     Oscar Colegan ( 224310010 )
2.     Cynthia Utami Agustin ( 224310065 )
3.     Ria Nurmalia Rahmadhani ( 224310054 )
4.     Novitta Shinta (224310019 )
5.     Gabriel Abednego ( 224310095 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar