Senin, 05 November 2012

manajemen strategi




BAGIAN I
Pengantar manajemen Strategi dan kebijakan bisnis
Konsep dasar manajemen strategi

Bagaimana suatu perusahaan menjadi sukses dan tetap sukses ? harus secara terus menerus memperbahurui diri atau kalau tidak akan tersusul oleh paa pebisnis baru.
1.1    Pemahaman terhadap manajemen Strategi
Manajemen Strategi adalah sekumpulan keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan penampilan perusahaan untuk jangka panjang. Di sisi lain,  kebijakan bisnis memiliki orientasi manajeman umum dan cenderung besifat internal untuk menggabungkan berbagai kegiatan fungsional perusahaan.
Fase fase Manajemen Strategi
Konsep dan teknik yang digunakan oleh perusahaan bisnis General Elekric dan Bosston Consulting Group.
Untuk menghadapi dunia yang berubah rubah, perusahaan pada umumnya memiliki 4 fase manajemen strategi, yaitu :
1.    Fase perencanaan keuangan
2.    Fase perencanaan yang didasarkan pada perkiraan
3.    Fase perencanaan yang beriontasi pada faktor eksternal
4.    Manajemen strategi
Keuntungan manajemen Strategi
3   keuntungan dari manajemen strategi yaitu
1.    Muncul visi strategi perusahaan yang lebih jelas
2.    Lebih tajamnya fokus pada apa yang penting menurut strategi
3.    Pemahaman yang semakin meningkat terhadap lingkungan yang berubah – ubah

1.2    Globalisasi dan Perdagangan Secara Elektronik

Tantangan Manajemen Strategi
Perusahaan bisnis sukses dengan memfokuskan pada pembuatan dan penjualan barang barang dan jasa pada lingkup nasional

Pengaruh Globalisasi
Karna semakin banyaknya industri yang menjadi global, manajemen strategi menjadi cara yang semakin penting untung menjaga perkembangan international dan posisi perusahaan supaya bisa tetap bertahan.


Pengaruh perdaganagan seacara elektronik
Mengacu pada internet untuk melakukan transaksi bisnis. Internet mengubah cara konsumen, penyedia dan perusahaan berinteraksi secara internal.

1.3    Teori Adaptasi Organisasional
Globalisasi dan perdagangan secara elekronik memberikan tantangan . Bagaimana suatu perusahaan mampu bertahan dalam menghadapi peubahan teknologi, ekonomo, politik legaldan kecenderungan sosial budaya
1.4    Menciptakan Organisasi Pembelajaran
Manajemen strategi berkembang dalam membantu organisasi berjalan dengan sukses dalam lingkungan yang kompleks dan dinamis.
Organisasi Pembelajaran ditandai dengan 4 kegiatan :
1.    Memecahkan masalah secara sistematis
2.    Mencoba pendekatan – pendekatan baru
3.    Belajar dari pengalaman
4.    Menstransfer pengetahuan dengan cepat

1.5    Model Dasar Manajemen Strategi
Manajemen strategi terdiri dari 4 unsur dasar, yaitu :
1.    Pembahasan Lingkungan
2.    Perumusahan strategi
3.    Penerapan strategi
4.    Evaluasi dan pengawasan
Pemahaman lingkungan meliputi pantauan, penilaian dan penyebaran informasi dari lingkunganbaik internal dan eksternal dari orang penting perusahaan dengan menggunakan analisis SWOT.
Perumusan Strategi adalah Pengembangan rencana jangka panjang untung pengelohan kesempatan dan ancaman dari lingkungan efektif  dengan mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan.
Penerapan Strategi adalah proses di mana strategi  dan kebijakan diterapkan dalam tindakan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur
Program adalah perumusaran kegiatan atau langkah yang diperlukan untuk menjalakan rencana
Anggaran adalah perumusan program perusahaan dalam hal keuangan
Prosedur , yang disebut  Prosedur Operasi Standa,  adalah sistem langkah langkah yang menggambarkan secara rinci bagaimana tugas tertentu dikerjakan.
Evaluasi dan pengawasan, adalah proses dimana kegiatan dan performance dipantau sehingga performance yang diinginkan.



1.6    Permulaan Strategi : Kejadian kejadian yang memacu

Kejadian yang memacu  adalah  sesuatu yang berfungsi sebagai stimulus untuk berubah dalam strategi.

1.7    Pembuatan Keputusan Strategi

Ciri yang membedakan dari manajemen strategi adalah terletak pada penekanannya pada pembuatan keputusan strategi.


1.8    Pengaruh Internet dalam Manajemen Strategi

Perdaganganmelalui internet memberikan keuntungan terhadap manajemen strategi perusahaan sebagai berikut :
1.    Memperluas jangkauan pasar
2.    Mengurangi biaya pembuatan
3.    Memungkinkan orang orang mencipkan usaha yang baru
4.    Menigkatkan fleksibel
5.    Memungkinkan pelayanan baik
6.    Memberikan stimulus



























Bagian 2
Pengamatan Terhadap Lingkungan

2.1 Pemahaman Lingkungan
Sebelum sebuah organisasi dapat memulai strategi, organisasi memahami lingkungan eksternalnya untuk mengenali kesempatan dan ancaman dan internal nya untuk kelebihan dan kekurangan.
MENGIDENTIFIKASI  VARIABLE – VARIABLE  LINGKUNGAN  EKTERNAL
Lingkungan masyarakat meliputi kekuatan umum yang secara tidak langsung berhubungan dengan kegiatan perusahaan jangka pendek, tetapi dapat mempengaruhi keputusan jangka panjang,seperti :
1.     Kekuatan ekonomi yang berhubungan dengan pertukaran materi, uang, energi dan informasi
2.     Kekuatan teknologi yang menciptakan penemuan pemecahan masalah
3.    Kekuatan politik legak yang memberikan kekuatan hukum
4.    Kekuatan sosial budaya yang berhubungan nilai, moral dan adat istiadat
     Tujuh sosial budaya di Amerika Serikat yang membantu mendefinisikan apa dan seperti apa dunia ini adalah :
1.    Peningkatan kesadaran lingkungan
2.    Pertumbuhan pasar senior
3.    Pengaruh generasi
4.    Perubahan pasar masyarakat
5.    Perubahan langkah kehidupan
6.    Perubahan penggunaan alat rumah tangga
7.    Peningkatan keberagaman tenaga kerja
Pertimbangan masyarakat international
Suatu perusahaan harus memahami lingkungan suatu negara dalam hal kesempatan, ancaman, dan membandingkannya dengan kekuatan yang dimiliki organisasi.
MENGIDENTIFIKASI  FAKTOR -  FAKTOR STRATEGI EKSTERNAL
Mengapa sering kali perusahaan merespon secara berbeda terhadap lingkungan yang sama ? dikarenakan berbedanya kemampuan para manajernya untuk mengenali dan memahami faktor dan permasalahan strategi eksternalnya.
Suatu cara untuk mengidentifikasi dan menganalisa perkembangan lingkungan eksternal adalah dengan menggunakan matriks prioritas sebagai  berikut :
1.    Mengidentifikasi sejumlah kecenderungan yang mungkin muncul dilingkungan masyarakat
2.    Menilai kemungkinan kecenderungan ini dari yang terendah menuju ke yang tinggi
3.    Mencoba untuk memastikan pengaruh dari masing kecenderungan pada perusahaan yang sedang dimulai.



2.2  Analisis Industri : Menganalisa Lingkungan Tugas
Suatu industri adalah suatu kelompok firmma yang menghasilkan produk atau jasa yang sama, seperti minuman ringanatau jasa finansial
PENDEKATAN GAYA PORTER DALAM  ANALIS  INDUSTRI
1.    Ancaman dari para pedangang baru,
2.    Saingan diantara perusahaan yang ada,
3.    Ancaman dari produk – produk dan jasa yang sama,
4.    Daya tawar pembeli,
5.    Daya tawar penyedia,dan
6.     Kekuatan pihak yang berkepentingan lainnya
PENGKATEGORIAN INDUSTRI INTERNATIONAL
Industri Multidimensi  mempunyai lingkup khusus dalam lingkup negara. Seperti retailleng dan asuransi
Industri global, sebaliknya bersekala international dengan sedikti penyesuaian terhadap keadan tertendu suatu negara.
Faktor yang dapat menentukan apakah suatu industri itu termasuk kedalam multidomestik atau industri global adalah :
1.    Tekanan untuk kerjasma dalam perusahaan multidomestik yang ada diindustri itu
2.    Tekanan untuk tanggung jawab lokal sebagai bagian dari pasar negara secara individual.
TIPE – TIPE STRATEGI
Adalah kategori suatu perusahaan yang didasarkan pada orientasi strategi umum dan gabungan dari struktur, budaya, dan proses yang konsisten dengan strategi yang tadi.
Tipe strategi di golongkan menjadi 4 kategori, yaitu
1.    Bertahan,perusahaan memfokuskan pada peningkatan efesiensi dari operational yang sudah ada
2.    Penyelidik, yaitu peusahan  yang memfokuskan pada inovasi produk dari kesempatan pasar
3.    Penganalisa, yaitu perushaan yang minimal bergerak pada dua produk yang berbeda
4.    Peraksi, yaitu Perusahaan yang kekurangan strategi – hubungan struktur budaya

2.3    Kecerdasaan Yang Kompetitif
2.4    Perkiraan
2.5    Sintesa Faktor – faktor Eksternal
2.6    Pengaruh internet dalam  Pengamatan Lingkungan dan Analisis Industri
Internet telah mengubah cara para ahli strategi melaksanakan program pemahaman terhadap lingkungan. Informasi ini harus dievaluasi dalam 2 hal. :
1.    Sumber informasi  harus dimulai tingkat reliabelitasnya
2.    Informasi atau data harus dinilai dari segi kebenarannya
Pengamatan Internet : Analisis Organisasi

1.    Pendekatan Terhadap Analisi  Organisasi yang Didasarkan Pada Sumber
Memahami lingkungan eksternal dan ancaman tidaklah cukup untuk memberikan keuntungan yang kompetitif . Sumber adalah sebuah aset, kemampuan, proses, keahlian, atau pengetahuan.

2.    Analisis Rangkaian Nilai
Cara yang baik untuk memulai analisis organisasi adalah dengan menyakinkan dimana produk perusahan nilai secara keseluruhan. Rangkaian nilai adalah sekumpulan kegiatan yang bisa menciptakan nilai yang saling berhubungan.

3.    Sumber – sumber Fungsional pengamatan
Cara yang paling sederhana untuk memulai analisa terhadap rangkaian nilai perusahaan adalah dengan cara mengaji secara cermat fungsional

4.    Audit strategi : Sebuah Tanda Bagi Analisis Organisasi
Satu cara untuk menjalankan analisis organisasional untuk mempertegas  kekuatan dan kelemahan perusahaan.

5.    Sentesis Faktor – Faktor  internal
Setelah para ahli strategi mengamati lingkungan organisasi internal dan faktor – faktor yang dikenali dari perusahaan tertentu, mereka merangkum analisisnya dalam bentuk format.

6.    Pengaruh Internet Dalam Pengamatan Internal dan Analisis Organisasi
Manajemen rangkaian persediaan adalah pembentukan jaringan penyedia bahan mentah, pembuatan produk dan jasa, penyimpanan dan pendistribusian barang barang dan pengiriman kepada para pelanggan dan konsumen.
Tim yang sebenarnya adalah sekelompok pekerja yang serupa yang menggunakan teknologi dan informasi dalam penyelesaian tugas organisasi.
Pemanfaatan tim ini yang menggantikan kelompok kerja gaya lama  dipacu oleh 5 hal, yaitu :
1.    Mengutamakan struktur organisasi dengan kerja sama antar fungsi yang meningkat
2.    Lingkungan yang bergejolak yang memerlukan kerjasama yang lebih antar organisasi
3.    Meningkatkan otonomi pegawai dan partisipan dalam membuat keputusan
4.    Kebutuhan pengetahuan yang lebih tinggi yang berasaldari penakan pada pelayanan yang lebih baik
5.    Globalisasi perdaganagn dan kegiatan perusahaan yang meningkat.






BAGIAN III
PERUMUSAN STRATEGI

Perumusan Strategi : Analisi Situasi dan Strategi Bisnis
1.    Analisis Situasi : SWOT ( Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats )
Perumusan strategi sering dikaitkat dengan rencana strategi jangka panjang dan berkenan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi dan kebijakan.
Analisi SWOT, sendiri, Bukanlah hal yang tiada tanding. Beberapa kritikan terhadap SWOT analisi adalah :
1.    Menimbulkan daftar yang panjang
2.    Tidak menggunakan patokan untuk mencerminkan prioritas
3.    Menggunakan katakata dan frase yang membingungkan
4.    Faktor yang sama
5.    Tidak ada keharusahan untuk verifikasi pendapat dengan data
6.    Hanya membutuhkan tingkat analisa tunggal
7.    Tidak ada kaitan yang logis dengan penerapan strategis

2.    Reviewe Misi dan Tujuan
Penelehaan kembali terhadap misi dan tujuan suatu organisasi harus dibuat sebelum strategi pilihan dikembangkan dan dievaluasi. Kecenderungan ini sangat menarik karena adalah lebih jauh mudah untuk menangani kejadian kejadian yang muncul saat  ini daripada untuk memikirkan tentang apa yang ingin kita peroleh di masa mendatang

3.    Mengembangkan Strategi Pilihan dengan Menggunakan Matriks TOWS
TOWS adalah sebutan lain dari SWOT, mengilustrasikan bagaimana kesempatan kesempatan dan ancaman ancaman eksternal yang di hadapi perusahaan tertentu dapat di hubungkan dengan kekuatan dan kelemahan internal peusahaan untuk menghasilkan 4 pilihan strategi yang mengkin.

4.    Strategi Bisnis
Strategi Bisnis  Memfokuskan pada peningkatan posisi tang kompetitif dari produk – produk atau  jasa perusahaan dalam industri atau segmen pasar tertentu yang disebabkan perusahaan tersebut.

5.    Pengarruh Internet dalam Strategi Bisnis
Pengaruh pertama dari internet adalah dalam bidang pemasaran. “ Bisnis untuk pelanggan “ mengambarkan banyaknya dot.com yang mulai menjual barang secara langsung kepada konsumen melalui Web situs mereka. Jika tidak ingin tersaingi oleh para pendatang baru, Perusahaan yang telah ada menjadi anggota aktif internet.





Perumusan Strategi : Strategi Perusahaan

1.    Strategi  Perusahaan
Strategi perusahaan berkenan dengan 3 permasalahan utama, yaitu
1.    Orientasi perusahaan secara menyeluruh terhadap Pertumbuhan, stabilitas, atau penghematan
2.    Industri di mana perusahaan bersaing melalui produknya
3.    Cara di mana manajemen mengelola kegiatan – kegiatan.

2.    Analisis Portofolio
Perusahaan dengan jaringan produk beragam harus mempertanyakan bagaimana produk yang beragam ini harus di kelola untuk meningkatkan penampilan perusahaan.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN AALISIS PORTOFOLIO
Analisis portofolio biasanya di gunakan perumusan strategi karena memiliki beberapa keuntungan, yaitu :
1.    Mendorong top manajemen untuk mengevaluasi masing masing bisnis perusahaaan secara individu dan untuk  menyusun tujuan dan mengaloksikan sumber untuk masing – masing
2.    Merangsang penggunaan data eksternal dalam penilaian manajemen tambahan
3.    Mengangkat permasalahan ketersedian aliran dana bagi penggunaan perluasan dan pertumbuhan
4.    Gambaran grafiknya mempermudah komunikasi
Akan tetapi, portofolio juga memiliki keterbatasan yang menyebabkan perusahaan mengurangi penggunaan pendekatan ini, yaitu :
1.    Tidak mudah untuk mendefinisikan segmen produk
2.    Menyarankan penggunaan strategi standar yang dapat menghilangkan kesempatan
3.    Bersifat kaku
4.    Istilah yang bermuatan nilai mengerahkan pada peramalan
5.    Tidaklah selalu jelas apa yang membuat suatu industri itu menarik
6.    Mengikuti apa yang disarankan oleh portofolio sebenarnya.

3.    Pengaruh Internet dalam Strategi Perusahaan
Satu pengaruh dari pertumbuhan internet bahwa peushaan memikirkan kembali bisnis apa yang seharusnya mereka tekuni.






PERUMUSAN STRATEGI
STRATEGI FUNGSIONAL DAN PILIHAN STRATEGI

1.    Strategi Fungsional
Adalah suatu pendekatan yang berkenan dengan bidang fungsional untuk mencapai tujuan dan strategi perusahaan dan unit bisnis dengan cara memaksimalkan produktivitas sumber.
KOMPETENSI UTAMA
Adalah sesuatu yang dapat dilakukan oleh perusahaan melibihi hal lainnya. Untuk mempertimbangkan sebagai kompetensi khusus, kompetensi harus memenuhi 3 test, yaitu :
1.    Nilai pelanggan
2.    Keunikan pesaaing
3.    Daya Kemampuan untuk Berkembang
STRATEGI PEMASARAN
Strategi pemasaran berkaitan dengan harga, penjualan, dan pendistribusian produk. Dengan menggunakan strategi pasar, suatu perusahaan atau unit bisnis dapat : 1. Meraih pasaran yang lebih luas bagi produk – produk baru melalui kejenuhan pasar dan penembusan pasar 2. Mengembangkan pasar baru bagi produk baru.
STRATEGI KEUANGAN
Strategikeuangan menelah dampak keuangan perusahan dan mengenali tindakan terbaik yang berkenan dengan keuangan.
STRATEGI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
Strategi ini berkenan dengan inovasi dan peningkatan proses dan produk ini juga berkaitan dengan pencampuran yang tepat dari jenis strategi penelitian dan pengembangan yang berbeda dengan pertanyaan bagaimana teknologi baru harus diakses.
STRATEGI OPERASI
Strategi operasi di tentukan bagaiman dan dimana suatu produk dan jasa harus diproduksi, integrasi vertikal dalam proses produksi, penyebaran sumber sumber fisik.
STRATEGI BELANJA
Strategi belanja berhubungan dengan pemerolehan bahan bahan mentah, bagian bagian dan persedian yang diperlukan untuk menjalankan fungsi operasi perusahaan. Dengan  multiple sourching,  perusahaan memesan sebagian sebagian dari beberapa pedangang. Sole sourching mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan kualitas kerjasama antara supllier dan konsumen.


STRATEGI LOGISTIK
Strategi logistik berkenan dengan aliran produk menuju dan keluar dari proses pembuatan. Untuk memperoleh sinergi logistik dalam unit bisnis, perusahaan memulai memusatkan logistik di kelompok utama.
STRATEGI  PENGELOLAAN SUMBER  DAYA MANUSIA (PSDM)
Strategi PSDM membahas permaslahan – permasalahan tentang apakah suatu perusahan harus memperkirakan banyak pekerja dengan kemampuan rendah mengerjakan pekerjaan.
STRATEGI SISTEM INFORMASI
Perusahaan – perusahaan semakin banyak mengadopsi strategi sistem informasi dalam hal bahwa mereka menggunakan sistem informasi untuk memberikan keuntungan yang kompetitif terhadap perusahaan

2.    STRATEGI – STRATEGI YANG HARUS DI HINDARI
a.    Mengikuti pemimpin : meniru strategi pesaing
b.    Menyinggirkan pesaing utama : Jika perusahaan sukses karena mempelopri produk tertentu, perusahan akan cenderung mencari produk super lainnya.
c.    Berlomba :  Memasukan persaingan dengan perusahaan lain
d.    Melakukan apa saja
e.    Kehilangan pengangan

3.    Pilihan strategi : Pemelihan Strategi yang Terbaik
Kemampuan strategi yang diusulkan untuk menangani faktor – faktor strategi spesifik yang dikembangkan dalam analisis SWOT.
4.    Pengembangan Kebijakan
Pemilihan alternatif strategi yang terbaik bukanlah akhir dari perumusan strategi. Berawal dari strategi yang terpilih, kebijakan memberikan pedoman bagi pembuatan keputusan dan tindakan dalam organisasi

5.    Pengaruh Internet dalam Strategi  Fungsional
Setiap saat orang melihat lihat dari produk internet.






BAGIAN 4
PENERAPAN DAN PENGAWASAN STRATEGI
Penerapan Strategi : Pengorganisasian Tindakan

1.    Penerapan Strategi
Penerapan Strategi adalah jumlah kegiatan dan pilihan secara keseluruhan yang dibutuhkan untuk menjalankan rencana strategi ini adalah proses di mana strategi dan kebijakan dimasukkan dalam tindakan melalui pengembangan program, anggaran, dan prosedur.

2.    Siapa yang Menerapkan Strategi?
Tergantung pada bagaimana perusahaan dikelola, yang     menerapkan stategi mungkin akan merupakan kumpulan orang - orang  yang lebih beragam dibanding dengan mereka yang merumuskannya.

3.    Apa yang Harus Dilakukan ?
Para manajer divisi dan bidang-bidang fungsional bekerja dengan     para     manajer lainnya untuk mengembangkan program, anggaran, dan     prosedur bagi     penerapan strategi.

4.    Bagaimana Strategi Diterapkan ?
Sebelum perencanaan dapat dituangkan dalam tindakan nyata, perusahaan harus dikelola secara tepat, program harus disusun dengan baik, dan kegiatan harus ditunjukan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

5.    Permasalahan Internasional dalam Penerapan Strategi
Perusahan internasional dalah perusahan yang bergerak dalam berbagai kegiatan, dari eksport/import sampai ke pembuatan, di negara asing

6.    Pengaruh Internet dalam Struktur dan pola Organisasi
Organisasi hyperlink adalah tipe baru organisasi yang sedang berkembang, yang menyediakan akses yang mudah para semua pegawainya orang-orang di luar organisasi.

PENERAPAN STRATEGI: STAFFING DAN DIRECTING

Kunci yang implementasi lainnya dalah leading yaitu melalui pengkhususan tujuan performance yang jelas dan mengembangkan budaya perusahan yang berorientasi.



1.    Staffing
    Penerapan strategi dan kebijakan baru sering menimbulkan prioritas manajemen baru tentang sumber daya manusia dan penggunaan personil yang berbeda.

2.    Leading
    Penerapan juga berkenan dengan memimpin orang-orang untuk menggunakan kecakapan dan keahliannya secara efektif dan efesien untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.

3.    Pengaruh Internet dalam Staffing dan Leading dalam Perusahaan
    Internet adalah jaringan internet dalam perusahaan untuk digunakan oleh para karyawan perusahaan tersebut

Penerapan Internet statis
    Tujuan utama dari penggunaan intranet statis adalah untuk memberikan informasi pada saat dan jiaka orang-orang membutuhkanya.

Penerapan Intranet Dinamis
    Secara efektif untuk memperoses dan bertukar informasi dengan menghubungkan para pekerja dengan database peusahaan dan system transaksi

EVALUASI DAN PENGAWASAN
    Proses membandingkan performance dengan hasil yang diharapkan dan memberikan umpan balik yang perlu bagi manajemen untuk menevakuasi hasil dan tindakan korektif yang dibutuhkan.
5 model langkah umpan balik, yaitu :
1.    Menentukan apa yang diukur
2.    Membuat standar performance
3.    Mengukur performance
4.    Membandingkan performance saat ini dengan standard
5.    Mengambil tindakan yang korektif

1.    Evaluasi dan Pengawasan dalam manajemen Strategi
    Evaluasi dan informasi pengawasaan terdiri dair data performance dan laporan kegiatan

2.    Mengukur Performance
Performance adalah hasil akhir dan kegiatan penilaian yang mana yang dipilih untuk menilai Performance pada unit organisasi yang akan dinilai dan tujuan yang ingin dicapai.



PENILAIAN UTAMA TERHADAP PERFORMANCE PERUSAHAAN
Merekomendasikan metode yang beragam untuk mengevaluasi kesuksesan atau kegagalann dari strategi. Metode ini adalah penilaian stakeholder


Penilaian Stakeholder
     Stakeholder mempunyai keritaria sendiri-sendiri untuk menentukan seberapa baik suatu perusahaan berjalan.

Nilai Pemegang Salam
    Nilai Pemegang Salam dapat didefinisikan sebagai nilai saat ini dari aliran yang akan datang pada bisnis tertentu ditambahkan nilai perusahaan jika dilikuidasi.

3.    Sistim Informasi Strategi
    Dampak terhadap manajemen strategi mengkomunikasikan kepada orang-orang yang bertanggung jawab dalam merumuskan dan mengimplementasikas rencana strategi.

Permasalahan-permasalahan dalam Menilai Performance
    Standar performance dan ketidak mampuan sistim informasi yang valid dan tepat waktu adalah permasalahan yang timbul pada pengawasan.
Pedoman untuk Pengawasan yang Sempurna
    Berikut ini adalah pedoman yang disarankan :
1.    Pengawasan seharusnya melibatkan hanya informasi yang dibutuhkan saja untuk memberikan gambaran yang dapat dipercaya dari suatu peristiwa
2.    Pengawasan harus memonitor hanya kegiatan dan hasil yang bermakna, tanpa memperhatikan kesulitan penilaian.
3.    Pengawasan haru tepat waktu sehingga tindakan korektif bisa dilaksanan sebelum terlambat
4.    Pengawasan jangka pendek dan janngka panjang
5.    Pengawasan harus ditunjukan kekecualikan dengan tepat
6.    Menekan pada penghargan terhadap pemenuhan standard dari pada terhadap kegagalan penmenuhan standard

4.    Manajemen Insentif Strategi
    Untuk menjamin persaman kebutuhan perusahaan secara keseluruhan dengan kebutuhan pegawai secara individu, manajemen dan dewan direksi harus mengembangkan suatu program insentif.




5.    Menggunakan Audit Strategi untuk Mengevaluasi penampilan perusahaan
Inti dari kegiatan audit adalah:
1.    Mengevaluasi hasil performance saat ini
2.    Mereview pengelola perusahaan
3.    Memahami dan menilai lingkungan eksternal
4.    Memahami dan menilai lingkungan internal
5.    Menganalisa faktor strategi menggunakan analisi SWOT
6.    Mengevaluasi pilihan-pilihan strategi
7.    Menerapkan strategi
8.    Mengevaluasi dan pengawasan

6.    Pengaruh Internet dalam Evaluasi dan Pengawasan
    Privasi merupakan bagi perusahaan yang ingin menjaga informasi-informasi rahasia dan pengunjung internet yang tidak diinginkan. Internet bukan alat yang aman untuk mengkomunikasi informasi yang penting dan rahasia.

 

















BAGIAN 5
PERMASALAHAN STRATEGI DALAM MENGELOLA
TEKNOLOGI DAN INOVASI

1.    Peranan Manajemen
Karena persaingan yang meningkat dan perputaran perkembangan produk yang begitu cepat, inovasi  dan manajemen teknologi menjadi penting terhadap kesuksean perusahaan.
Pentingnya teknologi dan inovasi harus ditekankan oleh orang – orang yang berada di top manajemen dan diperkuat oleh orang – orang di seluruh perusahaan.Manajemen mempunyai kewajiban tidak hanya untuk mendorong pengembangan produk baru, tetapi juga mengembangkan suatu sistem utuk menjamin bahwa teknologi digunakan dengan cara yang paling efektif dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen.

2.    Pengamatan Lingkungan
PENGAMATAN EKSTERNAL
Perusahaan perlu secara berkesinambungan mengamati lingkungan eksternalnya dan lingkungan  pada produk utama mereka.
Perkembangan Teknologi
Memfokuskan usaha pengamatan terlalu dekat pada industri milik sendiri adalah berbahaya. Satu cara untuk mempelajari perkembangan teknologi baru dalam suatu adalah dengan mengatahui posisi suatu perusahan yang dapat mempengaruhi perkembangan produk.
Pengaruh Stakeholder  dalam inovasi
Perusahan harus memperhatikan  Stakeholder, terutama konsumennya, supplier, dan distributor,untuk kepentingan sumber – sumber produksi dan peningkatan pelayanan.
3.    Perumusan Strategi
Penelitian dan strategi pengembangan berhubungan tidak hanya dengan keputusan menjadi pemimpin atau pengikut dalam hal teknologi dan pasar .

Produk Versus Penelitian dan Pengembangan Proses
Untuk bersaing, perusahaan harus menentukan gabungan yang sempurna antara produk dan penelitian dan pengembangan proses.

4.    Implementasi Strategi
Sistem dan budaya perusahaan adalah cocok bagi strategi tersebut. Hanya diyakinkan pula bahwa jalanya pengembangan dan penelitian di kelola  dengan tepat.
Organisasi yang inovatif cenderung memiliki ciri – ciri sebagai berikut :
1.    Sikap positif terhadap perusahaan
2.    Desentralisasi pembuatan keputusan
3.    Kompleksitas
4.    Struktur informal
5.    Keterkaitan
6.    Sumber – sumber yang tidak terpakai

5.    Evaluasi dan Pengawasan
Perusahaan ingin mencapai produktivitas pada loncatan yang lebih cepat dari kegiatan – kegiatan perkembangan dan penelitian. 3 Penelitian keberhasilan Penelitian dan Pengembangan : 1. Meningkatkan transfer teknologi dari penelitian dan pengmbangan ke unit bisnis. 2. Mempercepat waktu untuk memasarkan produk dan proses baru. 3. Melembagakan partisipasi antar fungsi dari penelitian dan pengembangan.
6.     Pengaruh Internet dalam Pengeloalan Teknologi dan Inovasi
Jumlah perusahan yang menggunakan internet untuk mendorong dan mengelola invovasi semakin meningkat. Internet penting bagi penelitian dan perkembangan didunia.


PERMASALAHAN – PERMASALAHAN STRATEGI
DALAM KEWIRAUSAHAAN DAN BISNIS KECIL

1.    Pengtingnya Bisnis Kecil dan Wirausaha
Manajemen strategi sebaagai bidang penelitian biasanya berhubungan dengan perusahaan yang telah maju.Akan tetapi, bisnis bersekala kecil tidak boleh diabaikan karen 70 % dari pekerjaan ini diciptakan oleh perusahaan – perusahaan wirausaha yang berkembang sangat cepat.

2.    Kegunaan Rencana  Strategi dan Manajemen Strategi
Penelitian menunjukan bahwa rencana strategi sangat berkaitan  dengan penampilan keuangan pada bisnis berskala kecil. Alasannya karena :
1.    Tidak cukup waktu
2.    Tidak mengenal rencana strategi
3.    Kurangnya penelitian
4.    Kurangnya kepercayaan dan keterbukaan
PENTINGNYA PROSES PEMBUATAN KEPUTUSAN STRATEGI
Proses pembuatan keputusan strategi bagi wirausaha dikelompokan menjadi 8 langkah yang saling berkaitan :
1.    Mengembangkan gagasan bisnis dasar
2.    Mengamati dan memperkirakan lingkungan eksternal
3.    Mengamati dan memperkirakan faktor – faktor internal yang relevan dengan bisnis
4.    Menganalisa faktor –faktor strategi SWOT
5.    Memutuskan untuk berlanjut atau tidak
6.    Membuat perencanaan bisnis
7.    Menerapkan perencanaan bisnis
8.    Mengevaluasi perencanan bisnis

3.    Permasalahan Pada Pengelolan Perusahaan
Pengelolan perusahan jauh lebih sederhana pada bisnis wirausaha dari perusahan besar. Jika tidak berbadan hukum maka tidak perlu  ada direktur.  Kalau berbadan hukum maka perusahaan boleh menjual sahamnya kepada orang lain untuk membiayai perusahaan.

4.    Permasalahan dalam Pengamatan Lingkungan dan Perumusan Strategi
Pengamatan lingkungan pada bisnis kecil tidak terlalu rumit dibandingan perusahan besar. Menurut Hober dan Sandberg ada 3 faktor yang  berpengaruh banyak terhadap performance bisnis wirausaha, yaitu : (1). Struktur industri yang dimasuki, (2). Strategi bisnis wirausaha, dan (3). Karateristik perilaku pewirausaha.

5.    Permasalahan – permasalahan pada Penerapan Strategi
Dua permasalahan pada perusahan kecil adalah pengelolan dan staffing perusahan dan pengalihan generasi  dari  pemilik perusahaan kepada generasi berikutnya.

6.    Permasalahan pada Evaluasi dan Pengawasan
Karena banyaknya keterlibatan pribadi dalam pengambilan keputusan, pengusaha yang mengelola bisnis kecil tidak membutuhkan sistem pelaporan yang rinci dan formal.


PERMASALAHAN – PERMASALAHAN STRATEGI
PADA ORGANISASI YANG TIDAK BERORIENTASI PADA KEUNTUNGAN

Akhir – akhir ini, jumlah organisasi yang berbadan hukum, telah berkembang pada saat dana bagi kemanusian dikurangi secara drastis.

1.    Kenapa tidak Beriontasikan pada keuntungan
Sektor non – profit dalam ekonomi adalah penting untuk beberapa alasan. Pertama, masyarakat menginginkan barang – barang dan jasa – jasa tertentu yang oleh perusahan umum tidak bisa disediakan. Kedua, menga sektor non profit itu penting.
2.    Pentingnya sumber pajak

Ciri yang paling membedakan antara organisasi nonprofit dengan organisasi lainnya adalah sumber pajaknya. Perusahan  Profit- making, menggantungkan pajaknya dari hasil penjualan kepada pelanggan.

3.    Pengaruh Batasan – batasan Terhadap Manajemen Strategi

Newman dan wallender menemukan 5 pembatas dalam manajemen strategi :
1.    Jasanya seringkali tidak dapat diraba dan susah diukur
2.    Pengaruh konsumen lemah
3.    Kuatnya komitmen pegawai terhadap profesi
4.    Konstributor utama bisa mencampuri manajemen internal organisasi
5.    Pembatasan terhadap penggunaan hadiah dan hukuman

DAMPAK TERHADAP PENERAPAN STRATEGI
Tiga permasalahan dalam penerapan strategi adalah :
1.    Desentralisasi adalah rumit
2.    Penggabungan antara faktor eksternal dan internal menjadi penting
3.    Perluasan pekerjaan dan pengembangan eksekutif terbatasi oleh profesionalisme.
DAMPAK TERHADAP EVALUASI DAN PENGAWASAN
Dua permasalahan yang timbul yaitu :
1.    Hadiah dan hukuman berpengaruh sangat sedikit atau tidak berhubungan
2.    Input lebih diawasi dari pada Output.
4.  Strategi Organisasi Nonprofit yang Populer
    Karena berbagai tekanan pada organisasi nonprofit untuk menyediakan jasa yang lebih dari yang bisa dibayarkan sponsor dan pengguna, organisasi ini mengembangkan strategi untuk membantu mereka mencapai tujuan pelayanan yang diharapkan.Strategi – strategi itu adalah : dukung – mendukung, merger, dan penggabungan strategi.
    STRATEGI DUKUNG – MENDUKUNG
    Istilah ini mengacu pada pengembangan kegiatan baru dari organisasi nonprofit yang mengembangkan dana yang dibutuhkan untuk membedakan pajak dan pengeluaran
    MERGER
    Semakin berkurangnya sumber membuat organisasi nonprofit mempertimbangkan merger sebagai cara untuk mengurangi biaya
STRATEGI GABUNGAN
Strategi ini meliputi pengembangan kerjasama dengan organisasi lain. Strategi ini sering dipakai oleh organisasi nonprofit sebagai cara untuk menggali kemampuannya untuk melayani pengguna
5. Pengaruh Internet dalam Organisasi Nonprofit
    Internet baru mulai memberikan dampak terhadap organisasi nonprofit. Sejauh ini dampak terbesarnya adalah bagi kegiatan – kegiatan pemerintahan khususnya dalam hal perpajakan dan biaya jasa.
   
       
       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar